GANDENG GURU BK SEKOTA TEGAL CEGAH PEREDARAN ROKOK ILEGAL DI SEKOLAH

GANDENG GURU BK SEKOTA TEGAL CEGAH PEREDARAN ROKOK ILEGAL DI SEKOLAH

Kamis 17 Juli 2025 10:50

Tegal, 16 Juli 2025 Bea Cukai Tegal bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tegal menggelar kegiatan sosialisasi ketentuan di bidang cukai kepada para Guru Bimbingan Konseling (BK) dari jenjang SMP dan SMA se-Kota Tegal. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya peredaran rokok ilegal, khususnya yang mulai menyasar kalangan pelajar.


Dalam kegiatan yang berlangsung di Kota Tegal ini, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Tegal, Yusup Mahrizal, menyampaikan bahwa cukai tidak semata-mata ditujukan untuk meningkatkan penerimaan negara. Lebih dari itu, cukai merupakan instrumen pengendalian konsumsi dan pengawasan terhadap barang-barang yang berisiko bagi kesehatan masyarakat, seperti rokok.



“Rokok ilegal yang beredar di masyarakat kerap tidak memenuhi ketentuan cukai, dan ini menjadi ancaman serius, terutama bila sudah masuk ke lingkungan sekolah,” ungkap Yusup.



Selain Bea Cukai, hadir pula Atik Harkati selaku Sekretaris Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) Kota Tegal. Dalam paparannya, Atik menjelaskan bahwa Puskesmas di Kota Tegal telah menyediakan layanan berhenti merokok bagi masyarakat, termasuk bagi para siswa yang ingin lepas dari kecanduan. Layanan tersebut meliputi konseling hingga terapi sesuai dengan tingkat ketergantungan yang dialami.


Yusup juga mengimbau para guru BK agar turut menjadi mitra dalam menyebarkan informasi terkait bahaya rokok ilegal dan pentingnya edukasi dini kepada siswa. Ia menegaskan bahwa tidak semua temuan rokok ilegal di lingkungan sekolah harus berujung pada penindakan. “Jika menyangkut generasi muda, pendekatan edukatif menjadi langkah yang lebih bijak dan berdampak jangka panjang,” tuturnya.


Kegiatan ini diharapkan menjadi awal sinergi antara aparat pengawasan dan dunia pendidikan dalam mencegah peredaran rokok ilegal di kalangan pelajar dan menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari zat adiktif.